Bingung cara memilih obat flu di pasaran?

Mari kita simak artikel berikut ini.

Flu sering disebabkan oleh virus influenza. Oleh karena itu, virus ini sebenarnya bisa membaik dengan sendirinya dalam waktu 3-5 hari jadi flu tidak butuh pengobatan khusus. Apabila flu Anda tidak hilang dalam 5 hari dan berlanjut sampai hari ke-7 bisa jadi flu yang Anda alami disebabkan oleh bakteri, saat itulah antibiotik diperlukan.

Karena kebiasaan meminum antibiotik sebenanrya cukup berbahaya sebab dapat menyebabkan resistensi antibiotik tersebut terhadap diri Anda.

Sebenarnya bila terserang flu Anda bisa meminum vitamin C atau sekedar istirahat yang cukup.  Apabila flu tersebut sangat mengganggu maka Anda dapat membeli obat penghilang gejala flu.

Bagaimana memilih obat flu?

Walaupun obat untuk flu tersedia dalam banyak merek. Tapi obat flu di pasaran mayoritas hanya terbagi tiga jenis. obat flu yang mengandung phenylpropanolamine, pseudoefedrin, phenylepherin.

Hal yang berbeda hanyalah dosisnya, obat lainnya, serta pabrik yang membuat. Hal yang sangat perlu Anda perhatikan adalah dosis dan besarnya dosis menentukan kekuatan obat tersebut.

mana yang paling bagus untuk saya?

Obat yang mengandung Phenylpropanolamine sebenarnya telah banyak dilarang di negara lain karena efek sampingnya yang dapat menyebabkan stroke, namun di Indonesia masih dijual dengan catatan bahwa dosis yang dijual dipasaran adalah dosis yang aman yakni 12,5 mg. Golongan obat ini tidak boleh diberikan pada orang yang hipertensi,diabetes, atau mengalami gangguan ginjal. Kelebihannya antara lain obat ini cenderung lebih murah dibandingkan lainnya.

Pseudoefedrin tersedia dalam berbagai dosis di pasaran 15mg, 30mg, dan 60mg. Biasanya harganya lebih mahal dibandingkan phenylpropanolamine. Obat ini tidak boleh diberikan kepada orang dengan hipertensi,diabetes,dan gangguan ginjal.

Phenylepherine sebenarnya telah dianjurkan di banyak negara, namun sayangnya efeknya bila diminum secara oral belum banyak dibuktikan. Itu mengapa banyak orang tetap memilih psudoefedrin dibandingkan phenylepherine.

Kalau gitu milihnya yang dosis tinggi aja ya biar bagus?

Untuk phenylpropanolamin dosis tertingginya adalah 15mg untuk satu kali minum dan Anda sebaiknya tidak minum lebih dari dosis tersebut. Untuk pseudoefedrin dan phenylepherin elalu mulailah dari yang rendah.

Jadi bila nanti Anda ke apotik untuk membeli obat flu, yang terpenting bukanlah merek, melainkan kandungannya serta dosisnya. Jangan tertipu dengan perkataan “obat ini lebih bagus, obat itu lebih bagus” cek dosisnya, cek kandungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

clear formSubmit